Senin, 20 Januari 2014

Wisata Makam Bung Karno, Blitar




KOMPLEKS MAKAM BUNG KARNO Sang “Proklamator” bertempat di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanawetan Kota Blitar Jawa Timur.  KOMPLEKS MAKAM BUNG KARNO telah menjadi ikon bagi Kota Blitar. Bahkan bisa dikatakan kata SUKARNO identik dengan  kata BLITAR, begitupun sebaliknya. Ikon itulah yang membuat kota Blitar menjadi salah satu tujuan wisata ternama di Jawa Timur.


Memasuki KOMPLEKS MAKAM BUNG KARNO, dimulai dari sebuah gapura Agung yang menghadap ke selatan. Bangunan utama disebut dengan Cungkup Makam Bung Karno. Cungkup Makam Bung Karno berbentuk bangunan Joglo, yakni bentuk seni bangunan khas masyarakat   jawa.  Makam Bung Karno di apit oleh kedua Orang Tua Beliau, di sebelah  kiri ada  Makam Ayahanda "R. Soekeni Sosrodihardjo" dan di sebelah kanan  ada Makam Ibunda "Ida Aju Njoman Rai". 


Cungkup Makam Bung Karno diberi nama Astono Mulyo. Diatas Makam diletakkan sebuah batu pualam hitam bertuliskan :Disini dimakamkan Bung Karno Proklamator Kemerdekaan Dan Presiden  Pertama Republik Indonesia. Penyambung Lidah Rakyat Indonesia.
Dahulu kala, Peziarah hanya bisa melihat batu nisan dari luar kaca penyekat. Dan pada  masa Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Megawati sebagai wapresnya, dinding kaca yang membalut bangunan makam itu dibongkar total. Dan Kini setiap peziarah yang datang ke joglo makam tersebut bisa langsung menyentuh batu nisan.


Selain berziarah ke makam , di  Areal KOMPLEKS MAKAM BUNG KARNO juga terdapat  perpustakaan Bung Karno yang menyediakan banyak koleksi buku peninggalan sang Proklamator. Di perpustakaan ini, Pengunjung bisa lebih banyak memperoleh informasi tentang segala sesuatu berkaitan dengan sepak terjang perjuangan Bung Karno.
Selain perpustakaan, Areal KOMPLEKS MAKAM BUNG KARNO juga terdapat Museum Bung Karno yang menyimpan banyak koleksi benda - benda peninggalan Bung Karno. Salah satu koleksi yang paling banyak menjadi daya tarik pengunjung, adalah lukisan Bung Karno. Konon lukisan ini seperti manusia yang masih hidup. Dibagian dada lukisan ini terdapat irama denyut nadi yang berdetak. 

KOMPLEK MAKAM BUNG KARNO

Selain menyimpan lukisan dan foto Bung Karno,  museum ini juga menyimpan bendera merah putih yang terbuat dari kain mukena dan sempat dikibarkan di  Rengasdengklok. 
Berkunjung ke tempat wisata lokal andalan Kota Blitar ini, merupakan sarana bagi kita untuk mengenang jasa-jasa beliau sekaligus meneladani nilai Nasionalisme pada sosok 
Bung Karno.


Monumen Simpang Lima Gumul




Monumen Simpang Lima Gumul adalah sebuah landmark baru dari kabupaten Kediri. 
Monumen Simpang Lima Gumul ini terletak Kecamatan Gampengrejo, Kediri sebenarnya tidak berada di tengah-tengah kota tetapi justru monumen ini berada jauh dari kota Kediri. 
Namun eksistensinya tidak bisa dilepaskan dari Kabupaten Kediri.
Monumen Simpang Lima Gumul ini adalah sebuah proyek prestisius karena memang pembangunan monumen ditujukan sebagai pusat dari sebuah kawasan integral yang dilengkapi sub-terminal Gumul, wisata air bernama Paradise Island, Bank Daerah, serta pasar temporer Sabtu Minggu (Tugu).
Dengan segala perencanaannya diharapkan ke depan Monumen Simpang Lima Gumul ini akan menjadi Pusat Perdagangan yang sekaligus menjadi pusat rekreasi serta akan menjadi sebuah “ New City” bagi Kabupaten Kediri.
Bangunan Monumen Simpang Lima Gumul yang merupakan titik pertemuan dari lima jalur yang menghubungkan beberapa wilayah sekitar Kediri, yaitu Malang dan Plosoklaten dari arah timur, Kota Kediri dari arah barat, Blitar dari arah selatan serta Jombang dari arah utara. 
Jika diperhatikan bangunan tersebut, mau tidak mau pikiran kita akan melayang ke negara Perancis, tepatnya dikota Paris. Dimana disana terdapat sebuah bangunan yang bernama Arc de triomphe de l’Étoile atau biasa dikenal sebagai Arc de Triomphe.

Goa Lowo Trenggalek – Salah Satu Goa Alam terbesar di Asia Tenggara

jalan menuju goa lowo Goa Lowo Trenggalek    Salah Satu Goa Alam terbesar di Asia Tenggara


Informasi Wisata Goa Lowo Trenggalek

LokasiDesa Watuagung, Kecamatan Watulimo, Trenggalek, Jawa Timur.
TiketRp.4.000,-
Waktu Buka08.00 – 17.00
Fasilitas/ Obyek WisataWisata goa alam dengan penerangan lampu di dalam
Goa Lowo atau Goa Kelelawar terletak di desa Watuagung, Kecamatan Watulimo, sekitar 30 km arah selatan kota Trenggalek, searah rute ke Pantai Prigi, Pantai Pasir Putih, dan Pantai Damas. Goa Lowo merupakan salah satu goa alam yang menurut ahli goa dari negara Prancis Mr. Gilbert Manthovani dan Mr. Robert Kingstone Kho pada penelitiannya tahun 1985 menyatakan bahwa Goa Lowo merupakan salah satu goa alam terbesar di Asia Tenggara bahkan di Asia dengan panjang mencapai sekitar dua kilometer. Namun, dari total panjang goa itu, untuk saat ini cuma bisa dinikmati wisatawan hanya sekitar 850 meter. Untuk bisa menikmati 1.150 meter sisanya, penikmat petualangan susur goa diharuskan menyelam sedalam 10 meter di dalam sungai bawah tanah tadi.
Goa Lowo yang telah dikunjungi banyak wisatawan sejak resmi dijadikan obyek wisata daerah pada tahun 1984, sampai sekarang ternyata masih banyak menyimpan sejuta misteri. Untuk menuju lokasi goa ini tidaklah sulit, karena jalanan yang dilalui sudah cukup bagus, meski harus lewat di antara hutan jati. Goa Lowo ini memiliki lebar 50 M dan tinggi sekitar 20-50 M, dan dihiasi dengan dinding yang terbentuk secara alami dan unik. Jika pengunjung masuk semakin ke dalam, pengunjung akan disuguhi suara gemercik air sungai bawah tanah yang di dalam perut goa. Airnya konon sangat jernih.
Fasilitas Wisata Goa Lowo Trenggalek
Karena merupakan salah satu wisata andalah Pemerintah Daerah Kabupaten Trenggalek, Obyek wisata ini telah diberikan beberapa fasilitas pendukung, sehingga para wisatawan akan merasa betah dan nyaman berlibur di wisata Goa Lowo. Diantara fasilitas yang telah disediakan pihak pengelola sebagai berikut:

  • Lahan parkir yang cukup luas
  • Warung makan dan kios jika anda lapar.
  • Rest area playground untuk menunggu rombongan.
  • Mushola buat sholat.
  • Beberapa Toilet.
  • Lampu penerangan dalam goa untuk menikmati keindahan di dalam goa, rest area,  dan terdiri dari 9 ruang yang tinggi dan luas. Goa Lowo berada pada ketinggian sekitar 200 meter dari permukaan laut (dpl) dengan struktur lokasi tanah berbatu kapur dan marmer.

Goa Lowo telah diberi lampu penerangan untuk menikmati panorama keindahan utama di obyek wisata Goa Lowo yaitu menikmati panorama stalaktit dan stalagmit beraneka bentuk yang indah dan menakjubkan di sepanjang 850 meter. Anda juga bisa mendengar gemericik aliran sungai bawah tanah yang konon airnya sangat jernih. Beberapa lorong goa atau 9 ruang utama goa terdapat panggung hiburan yang diadakan secara berkala berupa band, campursari dan lainnya.
Sejarah Asal Usul Goa Lowo Trenggalek
Menurut cerita rakyat setempat dan kemudian berkembang secara turun-temurun sampai sekarang, disebutkan bahwa penemuan Goa Lowo tak lepas dari perjalanan spiritual seorang tokoh masyarakat. Tokoh masyarakat itu bernama Lomedjo (mbah Lomedjo). Kala itu mbah Lumedjo berniat mencari tempat untuk semedi dan hanya mendapati sebuah goa kecil yang kemudian digunakannya untuk melakukan ritual kejawen (bertapa dengan ritual adat Jawa). Kebetulan, lokasinya berada persis dekat telaga atau kedung dengan air berwarna kebiru-biruan.
Dari hasil upaya puasa, semedi inilah mbah Lomedjo konon mendapat wangsit melalui mimpi yang menyebut bahwa di sekitar tempat dia bertapa ada sebuah goa besar dimana di dalamnya tersembunyi ribuan kelelawar. Wangsit itu kemudian dibuktikan hingga akhirnya diketemukanlah mulut gua yang besar nan gelap yang dipenuhi kelelawar dengan bau yang menyengak hidung. Sejak saat itulah masyarakat kemudian menyebutnya sebagai Goa Lowo atau Goa Kelelawar. Hingga sekarang gua tersebut bernama Goa Lowo, sedangkang pertapaan Kedung terletak 600M timur Goa Lowo.
Asyiknya Berwisata di Goa Lowo
Begitu Anda masuk ke kawasan wisata ini, pengunjung akan disambut suasana udara pegunungan yang sejuk dengan aroma hutan jati yang khas. Karena lokasi Guo Lowo dikelilingi hutan jati yang rimbun. Dari tempat parkir menuju mulut goa, jalanan sudah dipaving bersih membelah di antara teduhnya pepohonan kayu jati. Setelah menyeberangi sungai dengan jembatan, pengunjung akan disambut oleh sebuah patung dengan perwujudan menyerupai seorang ratu. Warga sekitar maupun petugas wisata setempat acapkali menyebutnya sebagai Sri Ratu Lowo, mungkin patung itu disimbolkan sebagai ratu dari semua kelelawar yang ada di dalam goa ini.
Beberapa patung yang menyimbolkan prajurit kelelawar dengan sebuah “pentungan” juga terlihat dalam perjalanan menuju mulud goa. Begitu melewati mulut goa, pengunjung akan langsung disambut dengan ruangan pertama yang sangat luas bagaikan aula. Langit-langit goa setinggi kurang-lebih 20-50 meter, lebar sekitar 50 meter, mulai dinding goa dipenuhi dengan panorama dan beraneka bentuk. Pengunjung yang datang ke tempat ini tidak perlu khawatir tentang akses jalan ke dalam goa karena memang sudah dibuat jalan khusus untuk pengunjung dengan sebelah kanan-kiri diberi lampu yang tidak terlalu terang, menambah kesan eksotis di dalam goa.
Semakin masuk ke dalam goa, bunyi gemericik tetesan air dan aliran sungai bawah tanah terdengar silih berganti. Suasana yang membikin kita seakan menyatu dengan alam. Karena lembab dan tetesan air dari stalaktit dan stalagmit, akses jalan ke dalam goa ini cukup becek. Setiap pengunjung yang ingin berwisata menjelajah goa lowo trenggalek ini diabjurkan menggunakan sepatu atau sandal yang tidak licin agar kaki anda tidak kotor saat masuk ke dalam goa yang becek.
Akomodasi dan Penginapan Goa Lowo Trenggalek
Jika anda kemalaman dan berencana untuk menginap, anda bisa menuju lokasi Pantai Prigi yang letaknya sekitar 8 Km dari lokasi wisata Goa Lowo. Di sana tersedia beberapa hotel yang bisa disewa dengan tarif yang beragam. Mulai tarif 100 ribuan permalam sampai hotel mahal yang menawarkan tarif mulai Rp. 500 ribu/malam. Ada juga villa yang berisi dua kamar dengan tarif mulai Rp. 600 ribu. Di luar musim lebaran & liburan tarif berlaku normal/lebih murah.